Menyusun Judul Penelitian dengan Research Model Canvas (RMC)
Research Model Canvas (RMC) adalah alat yang berguna dalam merancang dan menyusun penelitian dengan cara yang sistematis dan terstruktur. Dalam konteks penulisan karya tulis ilmiah, RMC membantu peneliti untuk merumuskan judul yang tidak hanya relevan tetapi juga jelas dan terfokus. Dengan menggunakan RMC sebagai alat untuk merencanakan dan menggambarkan secara visual kerangka kerja penelitian. Ini dapat menjadi alat yang berguna untuk proyek KTI karena membantu merencanakan dengan jelas elemen-elemen penting dari sebuah penelitian.
Mengapa Menggunakan RMC?
Research Model Canvas (RMC) membantu siswa merencanakan penelitian sebelum mulai menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI). Dengan menggunakan RMC, siswa dapat berpikir secara runtut mulai dari menentukan topik hingga membuat judul penelitian.
1. Membantu Menemukan Ide Penelitian
Sering kali siswa ingin membuat KTI tetapi belum tahu apa yang akan diteliti. Melalui RMC, siswa akan dibimbing untuk memilih topik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti kebersihan sekolah, adab, lingkungan, teknologi, atau kesehatan. Dengan begitu, siswa lebih mudah menemukan ide penelitian yang menarik dan sesuai dengan kondisi di sekitar mereka.
2. Membuat Penelitian Lebih Terarah
RMC membantu siswa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan dalam penelitian. Siswa tidak hanya menentukan topik, tetapi juga memikirkan masalah yang akan diteliti, cara mencari data, dan manfaat yang ingin dicapai. Dengan perencanaan yang jelas, penelitian menjadi lebih mudah dilakukan dan tidak keluar dari tujuan yang telah ditentukan.
3. Memudahkan Menyusun Judul KTI
Setelah semua bagian dalam RMC diisi, siswa akan lebih mudah membuat judul penelitian. Judul tidak dibuat secara asal, tetapi disusun berdasarkan topik, masalah, dan tujuan penelitian yang telah direncanakan. Dengan demikian, judul menjadi lebih jelas, sesuai dengan isi penelitian, dan mudah dipahami oleh pembaca.
![]() |
| Gambar: Contoh Form RMC (Research Model Canvas) |
Empat Komponen Inti RMC
1. Apa yang ingin diteliti?
Bagian ini berisi topik atau hal yang ingin dipelajari. Pilihlah sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah diamati.
Contoh
- Kebersihan sekolah
- Adab di masjid
- Membaca Al-Qur'an
- Pemanfaatan barang bekas
- Media digital untuk belajar
- Tanaman di sekolah
- Kantin sehat
Pertanyaan yang dapat membantu:
"Saya ingin meneliti tentang apa?"
2. Masalah apa yang ditemukan?
Setelah menentukan topik, carilah masalah yang benar-benar terjadi. Masalah tidak harus besar. Masalah sederhana di sekolah juga dapat dijadikan penelitian.
Contoh
Topik : Kebersihan sekolah
Masalah:
- Masih ada siswa yang membuang sampah sembarangan.
- Jadwal piket belum berjalan dengan baik.
Topik : Adab di masjid
Masalah:
- Masih ada siswa yang berbicara ketika berada di dalam masjid.
Pertanyaan yang dapat membantu:
"Apa yang masih perlu diperbaiki?"
3. Bagaimana cara mencari jawabannya?
Penelitian membutuhkan data. Oleh karena itu kita harus menentukan bagaimana cara memperoleh data tersebut. Beberapa cara yang dapat dilakukan oleh siswa SD antara lain:
- Mengamati (Observasi)
- Menyebarkan angket sederhana
- Wawancara guru atau teman
- Membaca buku atau sumber terpercaya
Siswa boleh menggunakan satu atau beberapa cara sekaligus.
Pertanyaan yang dapat membantu:
"Bagaimana saya bisa mengetahui jawabannya?"
4. Apa manfaat penelitiannya?
Setiap penelitian harus memberikan manfaat. Manfaat penelitian dapat dirasakan oleh:
- diri sendiri,
- teman,
- guru,
- maupun sekolah.
Contoh
- Menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan.
- Meningkatkan adab siswa.
- Membantu siswa lebih semangat belajar.
- Mengurangi sampah di sekolah.
- Memberikan ide baru bagi sekolah.
Pertanyaan yang dapat membantu:
"Apa manfaat penelitian ini jika sudah selesai?"
Menyusun Judul Penelitian
Setelah keempat bagian RMC selesai diisi, langkah berikutnya adalah membuat judul penelitian. Judul harus sesuai dengan topik dan masalah yang diteliti.



No comments:
Post a Comment